Selasa, 21 Desember 2010

KULIAH ????

Kuliah ?

Dulu mungkin disaat kita masih duduk di bangku sekolah , ingin rasanya cepat-cepat kuliah hanya karna ingin memilih universitas yang jauh dari rumah dan belajar hidup mandiri tanpa ada yang ngurusin.
      Ketika memasuki bangku tingkat SMA , semua terjadi sangat lambat rasanya .. semakin hari semakin bosan dengan jadwal-jadwal tetap yang menggangu waktu tidur dipagi hari . bosan bertemu dengan guru yang itu-itu saja … pelajaran yang itu-itu saja , bahkan beberapa pelajaran tidak kita sukai ..
     
       Memasuki tahun ketiga di bangku SMA , semua semakin membosankan .. bertambah pusing karna setiap hari harus ada bimbingan belajar tambahan yang memakan separuh dari waktu tidur siang kita . di tahun terakhir bangku SMA ini , semua menjadi amburadul . bahkan yang putus cinta pun takkan peduli untuk mencari pacar lagi , saking ribet dan kompleksnya waktu yang semakin mendekati kelulusan . semua berlomba-lomba belajar mati-matian , ada pula yang memakai cara curang untuk memburu dan membeli jawaban ujian akhir nasional .
      
          Kembali ke topik , “kuliah” . di masa – masa ini .. semua yang belajar giat mengharapkan nilai terbaik mereka untuk memenuhi syarat masuk ke universitas terbaik yang mereka inginkan . hasilnya ? ada yang lulus dan lompat jingkrak-jingkrak , sembah sujud di tengah jalan *lalu ditabrak truk semen* . atau… ada juga yang shok dan drop banget ketika mengetahui bahwa dia “tidak lulus” dan harus mengulang tahun depan . mendadak hati orang itu berubah menjadi biru , kelu , mendung. Mulailah musik India yang sedih dan menderu-deru .. ia mengelap air matanya , mencoba sabar , dan ia kehausan lalu membeli minuman dewa yang membuat sedihnya selesai , Baygon. minuman yang menyelesaikan semua kesedihannya karna tidak lulus ujian nasional dan kehilangan kesempatan memasuki perguruan tinggi impiannya tahun itu , bahkan menamatkan hidupnya.
      Cara seperti ini dilaknat tuhan dan hanya menambah penderitaan orang tua saja . ibaratnya , sudah bikin malu , masih melorotin celana .

      Ketika memasuki bangku kuliah (khusus bagi yang sukses lulus dan tidak pesta baygon) rasanya asing . bahkan sangat asing baik apa yang kita lihat dan apa yang kita hadapi . masalah utama di masa perkuliahan adalah , Dosen .

Dosen.
Yak . ini adalah dewanya “guru” yang biasa kita temui di masa sekolah kita . dosen ini kabarnya bisa saja merupakan sesosok makhluk kejam mengerikan yang disebut “killer” *padahal tidak membunuh* .
Ada juga jenis yang sweet , lemah lembut , berkumis tapi pakai rok . . .  *?!@# banci dong . * oke lupakan *

Masalah kedua adalah, Presensi.

Presensi.
Yup, presensi atau kehadiran kita di masa perkuliahan ini sangat di junjung tinggi . karna setiap perguruan tinggi mempunyai tingkat presensi yang berbeda-beda . ada yang 75% , ada yang 99% *buset* . mitosnya , kalau tingkat presensi mahasiswa yang kurang dari 75% , tidak bisa mengikuti ujian akhir semester dan harus mengulang tahun depan . *sadis, ga seperti jaman SMA*

Masalah ketiga , yang paling kompleks dikalangan mahasiswa adalah, Tugas .

Tugas.
Baru masuk hari pertama memang menyenangkan .. mungkin hanya sekedar perkenalan , kemudian sedikit bercanda .. tapi di pertemuan selanjutnya , sang Dosen memberikan tugas yang memeras otak , bahkan lebih berat dari memeras jemuran *hah?!* . setiap hari berkutat dengan tugas yang mengganggu waktu makan , bahkan ketika tayangan dora dimulai , kita masih tetap sibuk dengan tugas *apaan sih dora-_-“

Kadang mahasiswa semester pertama yang baru saja melepas bangku SMA nya *emang bangkunya nempel?* pasti masih terbayang-bayang dengan enaknya masa SMA dibandingkan dengan masa kuliah yang jadwalnya acak-acakan .

Intinya ..
Apa yang terjadi disaat ini adalah tugas kita yang harus diselesaikan untuk masa depan .
Jangan terbayang-bayang dengan masa SMA yang ga akan sedikitpun membuat kamu maju dan sukses di bangku kuliah . :D


Rabu, 15 Desember 2010

Rain bringing backs the dying memories

Ia pasti masih ingat kata-kata ku , aku suka hujan .
Aku anak perempuan penikmat suara hujan .

‘’ I’ll be hearing my own fool steps under jogjakarta sky ..would you be kind enough to remember ..’’

Lagu itu yang sedang aku dengarkan .. berharap jika hati ini masih milikmu , kaupun akan merasakan betapa sangat lagu ini menggerus fikiran dan hatiku .. hujan turun , aku melepaskan earphone ku .. berjalan kearah jendela menatap hujan yg basah mengeroyok tipis atap rumah yg mulai pudar … ada kenangan pahit tersimpan .. ada pula kenangan yang aku tak akan pernah bisa lupa ketika aku bertatap wajah dengan sang hujan,penyimpan kenangan terbaik di dunia , kenangan itu namamu .

Hujan pertama yang kita lewati , aku ingat disaat kita sedang berdua pulang setelah makan malam bersama .
Banyak kenangan tersimpan selama satu tahun kita bersama dan beberapa bulan setelah kita berpisah , kita masih menonton film bersama . aku ingat di mall itu .. sehabis menonton film vampire yang romantic-classic di akhir bulan November dan berniat untuk pulang , ternyata hujan turun .. aku menengok ke jendela yg besar itu , melihat kearah luar dan aku bilang ‘’hujan..’’ sayup terdengar suara dari sebelah kananku .. dan itu suaramu ‘’iya hujan..’’ aku menoleh , kau tersenyum kecil .. dimata mu seakan aku melihat kenangan kenangan kita masih ada untuk di ulangi …

Aku menunduk .. aku mengucap diam di dalam hati ..
‘’I need someone to hug’’
 Aku tak ingin berlama-lama terjebak hujan bersamanya dalam suatu hubungan yang entah mengarah pada masa lalu atau hubungan ini yang mengarah untuk saling melupakan .. aku memutuskan untuk pulang hujan-hujanan dengan dia .


Sepanjang jalan aku hanya berulang kali menyanyikan lagu dalam hati ‘’I can still remember yesterday , we were so in love in a special way…but now I feel lost don’t know what to do.. each and everyday I think of you ,, holding back the tears I’m crying with all my mind ..’’

Sambil menikmati detik-detik yang aku lewati pergi bersamamu dalam hubungan yang disebut hanya teman .

Dimatamu malam itu masih ada aku .. tapi bibir kelu dan membisu itu membuatku membuyarkan semua insting ku . kita hanya bercanda .. sesekali kau acak acak poniku .. membuka kedua tanganku ketika aku menutup mataku di bioskop ..

Orang yang mencintaimu seperti aku tak akan ada lagi .
Aku, orang yang mencintaimu , mengingat detik detik dan setiap detail kecil apapun yang pernah kita lewati bersama , tanpa aku menanyakan ’’apa kamu masih mengingatnya? Masihkah kamu ingat itu semua?’’

 Seperti lagu yang aku dengar ..
‘’..would you become enough to remember ..’’

Aku harap, setelah lagu ini selesai , hujan akan terus deras, dan aku akan pergi tidur dengan semua pertanyaan ku yang tak pernah kau tau untuk dijawab apa.
Ia pasti masih ingat kata-kata ku , aku suka hujan .
Aku anak perempuan penikmat suara hujan .

‘’ I’ll be hearing my own fool steps under jogjakarta sky ..would you be kind enough to remember ..’’

Lagu itu yang sedang aku dengarkan .. berharap jika hati ini masih milikmu , kaupun akan merasakan betapa sangat lagu ini menggerus fikiran dan hatiku .. hujan turun , aku melepaskan earphone ku .. berjalan kearah jendela menatap hujan yg basah mengeroyok tipis atap rumah yg mulai pudar … ada kenangan pahit tersimpan .. ada pula kenangan yang aku tak akan pernah bisa lupa ketika aku bertatap wajah dengan sang hujan,penyimpan kenangan terbaik di dunia , kenangan itu namamu .

Hujan pertama yang kita lewati , aku ingat disaat kita sedang berdua pulang setelah makan malam bersama .
Banyak kenangan tersimpan selama satu tahun kita bersama dan beberapa bulan setelah kita berpisah , kita masih menonton film bersama . aku ingat di mall itu .. sehabis menonton film vampire yang romantic-classic di akhir bulan November dan berniat untuk pulang , ternyata hujan turun .. aku menengok ke jendela yg besar itu , melihat kearah luar dan aku bilang ‘’hujan..’’ sayup terdengar suara dari sebelah kananku .. dan itu suaramu ‘’iya hujan..’’ aku menoleh , kau tersenyum kecil .. dimata mu seakan aku melihat kenangan kenangan kita masih ada untuk di ulangi …

Aku menunduk .. aku mengucap diam di dalam hati ..
‘’I need someone to hug’’
 Aku tak ingin berlama-lama terjebak hujan bersamanya dalam suatu hubungan yang entah mengarah pada masa lalu atau hubungan ini yang mengarah untuk saling melupakan .. aku memutuskan untuk pulang hujan-hujanan dengan dia .


Sepanjang jalan aku hanya berulang kali menyanyikan lagu dalam hati ‘’I can still remember yesterday , we were so in love in a special way…but now I feel lost don’t know what to do.. each and everyday I think of you ,, holding back the tears I’m crying with all my mind ..’’

Sambil menikmati detik-detik yang aku lewati pergi bersamamu dalam hubungan yang disebut hanya teman .

Dimatamu malam itu masih ada aku .. tapi bibir kelu dan membisu itu membuatku membuyarkan semua insting ku . kita hanya bercanda .. sesekali kau acak acak poniku .. membuka kedua tanganku ketika aku menutup mataku di bioskop ..

Orang yang mencintaimu seperti aku tak akan ada lagi .
Aku, orang yang mencintaimu , mengingat detik detik dan setiap detail kecil apapun yang pernah kita lewati bersama , tanpa aku menanyakan ’’apa kamu masih mengingatnya? Masihkah kamu ingat itu semua?’’

 Seperti lagu yang aku dengar ..
‘’..would you become enough to remember ..’’

Aku harap, setelah lagu ini selesai , hujan akan terus deras, dan aku akan pergi tidur dengan semua pertanyaan ku yang tak pernah kau tau untuk dijawab apa.