Sabtu, 04 September 2010

Ayii Wananda's blog: band dan profesionalitas kerja

Ayii Wananda's blog: band dan profesionalitas kerja: "mengkritik band indonesia jaman sekarang sudah tidak ada habisnya .. dimulai dari hal kecil yang kita tidak suka .. semisal kita melihat ba..."

band dan profesionalitas kerja

mengkritik band indonesia jaman sekarang sudah tidak ada habisnya ..
dimulai dari hal kecil yang kita tidak suka ..
semisal kita melihat band pendatang baru yang langsung bisa menembus pasaran dengan rate yang tinggi, serta beberapa dukungan dari artis-artis papan atas yang sebenarnya mereka hanya diminta untuk mempromosikan band baru tersebut , padahal sama sekali tidak menyukai musik ataupun kualitas suara yang dimiliki band itu .

mari kita lihat band-band dimasalalu . contoh saja sheila on 7 . sangat melegenda . dibalik kesuksesan mereka yang dulu sangat membabi buta , sekarang pun masih tetap eksis di dunia hiburan , meskipun jadwalnya tidak sepadat waktu mereka baru-baru saja tenar . apa mereka memakai merk merk mahal di baju mereka ? apa mereka memakai aksesories berlebihan untuk aksi panggung mereka?


yang namanya anak band itu , apa harus merubah gaya rambut dengan alasan '' kita sudah tenar dan akan dilihat publik '' 
yang namanya anak band itu , apa harus pakai pakaian yg serba hitam dengan celana sobek-sobek di lutut karna aliran musik mereka rock atau punk , tapi ketika yang dipermasalahkan adalah profesionalitas kerja dan performance mereka dapat N O L .




ingin menjadi band yang sukses dan dikenal banyak orang , apa harus mencari nama untuk band yang sangat menjual atau dipanggil dengan istilah keren misalnya '' COOL '' (memang artinya keren) atau mungkin nama band yang bisa melejit dengan waktu singkat tapi bermodalkan nama '' COMBERAN '' ? lihat kan .. ini semua adalah tentang Profesionalitas kerja dan performa band itu sendiri , tentang musik yang mereka bawakan , tentang seni dalam lirik dan lagu ciptaan mereka sendiri .


coba lihat band-band yang berdiri semata-mata hanya karna mereka misalnya '' suka aliran jepang '' lalu bergaya-gaya layaknya artis atau musisi jepang kesukaan mereka , rambut berponi menutupi sebelah mata, gaya bernyanyi yg agak melambai dan suara bernyanyi dengan vibrasi agak kecewek-cewekan . hasilnya apa? mereka disebut pelagiat . sukur sukur kalau musik bisa diterima oleh masyarakat .. kalu hanya sebagian kecil? dan parahnya hanya dari komunitas mereka sendiri ? masih perlu kerja keras boy . itu namanya belum punya profesionalitas yang pas .