Akibat abu merapi jogjakarta yang menimpa kost-kostan ku di jalan kaliurang .. akhirnya aku pulang..
Jogjakarta-surabaya-kalimantan . yak . sangat jauh . 2 pulau yang berbeda dan sangat jauh terpisah .
Seperti biasa .. aku hanya mendatangi Mall , Markas geng FABAYS , Kolam renang , dan yang paling sering : WARNET . Rumah kedua ku .
Hari pertama main di Logos 1 aku kaget se-kaget-kagetnya . ketemu sama dia lagi .
my gooodd ~ setelah berapa bulan gapernah bertatap muka sama dia ..
pas ketemu aku gemetaran . orang bilang saking sakitnya badanku menahan rindu , ketika bertemu hancurlah dia berhamburan keluar dari pendaran mata dan gerakan-gerakanku.
Hari berikutnya untuk kedua kalinya main di warnet itu lagi .. aku ketemu dia lagi .. ah tuhan ~ aku ingin menegur dia .. itu perasaan yg selalu menghantuiku.. lalu kami semua pergi makan bersama di ulang tahun club ku .. tau apa yang aku katakan ketika aku sedang makan ?? aku sempat menatap wajahnya..
‘’ Ya tuhan terimakasih Menguatkan aku untuk melihat wajahnya lagi sekarang, terimakasih aku boleh memandangnya disaat dia sedang memandang nasinya dan bukan memandangku.. ‘’
Kali ke tiga aku main di warnet itu .. Tuhan mendatangkan dia dari depan pintu ..
Ketika ia berdiri TEPAT didepan mejaku , ia menatapku , aku menatapnya , mata kami saling bertemu , sekilas . . lalu membuangnya ..
Entah apa yg ada difikirannya saat ia melihatku ..
Ya tuhan .. matanya masih aku ingat..
Ia masih bocah yang dulu menghapus air mataku ..
Ia masih bocah yang mencintai bocah seperti aku ..
Wajahnya memanh berubah . ia tak seganteng dulu saat bersamaku..
Ia terlihat lebih lenjeh-lenjeh .. gemulai atau lemas atau oleng .
Tapi itu tetap saja dia . anak lelaki yang sampai sekarang masih aku cintai.
Aku selalu menutup mataku ketika hal apapun terlintas dibenakku tentang aku dan dia. Tentang perasaan yg masih merebus hati dan pikiranku..
besok aku balik ke jogja ..
Waktu ku tinggal sedikit di kota ini ..
Aku berharap allah memberikanku 1 harapanku sebelum aku pergi dari sini lagi..
‘’ aku ingin dia menegurku ,setidaknya mengajakku bercanda‘’
Amin.