Rabu, 15 Desember 2010

Rain bringing backs the dying memories

Ia pasti masih ingat kata-kata ku , aku suka hujan .
Aku anak perempuan penikmat suara hujan .

‘’ I’ll be hearing my own fool steps under jogjakarta sky ..would you be kind enough to remember ..’’

Lagu itu yang sedang aku dengarkan .. berharap jika hati ini masih milikmu , kaupun akan merasakan betapa sangat lagu ini menggerus fikiran dan hatiku .. hujan turun , aku melepaskan earphone ku .. berjalan kearah jendela menatap hujan yg basah mengeroyok tipis atap rumah yg mulai pudar … ada kenangan pahit tersimpan .. ada pula kenangan yang aku tak akan pernah bisa lupa ketika aku bertatap wajah dengan sang hujan,penyimpan kenangan terbaik di dunia , kenangan itu namamu .

Hujan pertama yang kita lewati , aku ingat disaat kita sedang berdua pulang setelah makan malam bersama .
Banyak kenangan tersimpan selama satu tahun kita bersama dan beberapa bulan setelah kita berpisah , kita masih menonton film bersama . aku ingat di mall itu .. sehabis menonton film vampire yang romantic-classic di akhir bulan November dan berniat untuk pulang , ternyata hujan turun .. aku menengok ke jendela yg besar itu , melihat kearah luar dan aku bilang ‘’hujan..’’ sayup terdengar suara dari sebelah kananku .. dan itu suaramu ‘’iya hujan..’’ aku menoleh , kau tersenyum kecil .. dimata mu seakan aku melihat kenangan kenangan kita masih ada untuk di ulangi …

Aku menunduk .. aku mengucap diam di dalam hati ..
‘’I need someone to hug’’
 Aku tak ingin berlama-lama terjebak hujan bersamanya dalam suatu hubungan yang entah mengarah pada masa lalu atau hubungan ini yang mengarah untuk saling melupakan .. aku memutuskan untuk pulang hujan-hujanan dengan dia .


Sepanjang jalan aku hanya berulang kali menyanyikan lagu dalam hati ‘’I can still remember yesterday , we were so in love in a special way…but now I feel lost don’t know what to do.. each and everyday I think of you ,, holding back the tears I’m crying with all my mind ..’’

Sambil menikmati detik-detik yang aku lewati pergi bersamamu dalam hubungan yang disebut hanya teman .

Dimatamu malam itu masih ada aku .. tapi bibir kelu dan membisu itu membuatku membuyarkan semua insting ku . kita hanya bercanda .. sesekali kau acak acak poniku .. membuka kedua tanganku ketika aku menutup mataku di bioskop ..

Orang yang mencintaimu seperti aku tak akan ada lagi .
Aku, orang yang mencintaimu , mengingat detik detik dan setiap detail kecil apapun yang pernah kita lewati bersama , tanpa aku menanyakan ’’apa kamu masih mengingatnya? Masihkah kamu ingat itu semua?’’

 Seperti lagu yang aku dengar ..
‘’..would you become enough to remember ..’’

Aku harap, setelah lagu ini selesai , hujan akan terus deras, dan aku akan pergi tidur dengan semua pertanyaan ku yang tak pernah kau tau untuk dijawab apa.
Ia pasti masih ingat kata-kata ku , aku suka hujan .
Aku anak perempuan penikmat suara hujan .

‘’ I’ll be hearing my own fool steps under jogjakarta sky ..would you be kind enough to remember ..’’

Lagu itu yang sedang aku dengarkan .. berharap jika hati ini masih milikmu , kaupun akan merasakan betapa sangat lagu ini menggerus fikiran dan hatiku .. hujan turun , aku melepaskan earphone ku .. berjalan kearah jendela menatap hujan yg basah mengeroyok tipis atap rumah yg mulai pudar … ada kenangan pahit tersimpan .. ada pula kenangan yang aku tak akan pernah bisa lupa ketika aku bertatap wajah dengan sang hujan,penyimpan kenangan terbaik di dunia , kenangan itu namamu .

Hujan pertama yang kita lewati , aku ingat disaat kita sedang berdua pulang setelah makan malam bersama .
Banyak kenangan tersimpan selama satu tahun kita bersama dan beberapa bulan setelah kita berpisah , kita masih menonton film bersama . aku ingat di mall itu .. sehabis menonton film vampire yang romantic-classic di akhir bulan November dan berniat untuk pulang , ternyata hujan turun .. aku menengok ke jendela yg besar itu , melihat kearah luar dan aku bilang ‘’hujan..’’ sayup terdengar suara dari sebelah kananku .. dan itu suaramu ‘’iya hujan..’’ aku menoleh , kau tersenyum kecil .. dimata mu seakan aku melihat kenangan kenangan kita masih ada untuk di ulangi …

Aku menunduk .. aku mengucap diam di dalam hati ..
‘’I need someone to hug’’
 Aku tak ingin berlama-lama terjebak hujan bersamanya dalam suatu hubungan yang entah mengarah pada masa lalu atau hubungan ini yang mengarah untuk saling melupakan .. aku memutuskan untuk pulang hujan-hujanan dengan dia .


Sepanjang jalan aku hanya berulang kali menyanyikan lagu dalam hati ‘’I can still remember yesterday , we were so in love in a special way…but now I feel lost don’t know what to do.. each and everyday I think of you ,, holding back the tears I’m crying with all my mind ..’’

Sambil menikmati detik-detik yang aku lewati pergi bersamamu dalam hubungan yang disebut hanya teman .

Dimatamu malam itu masih ada aku .. tapi bibir kelu dan membisu itu membuatku membuyarkan semua insting ku . kita hanya bercanda .. sesekali kau acak acak poniku .. membuka kedua tanganku ketika aku menutup mataku di bioskop ..

Orang yang mencintaimu seperti aku tak akan ada lagi .
Aku, orang yang mencintaimu , mengingat detik detik dan setiap detail kecil apapun yang pernah kita lewati bersama , tanpa aku menanyakan ’’apa kamu masih mengingatnya? Masihkah kamu ingat itu semua?’’

 Seperti lagu yang aku dengar ..
‘’..would you become enough to remember ..’’

Aku harap, setelah lagu ini selesai , hujan akan terus deras, dan aku akan pergi tidur dengan semua pertanyaan ku yang tak pernah kau tau untuk dijawab apa.